Penentuan Lokasi Prioritas Penanganan Penduduk Miskin Melalui Analisis Spasial Infrastruktur Dasar di Kota Medan
Kata Kunci:
kemiskinan, infastruktur dasar, analisis spasial, overlay, evidence-based planningAbstrak
Kemiskinan perkotaan merupakan masalah multidimensi yang memerlukan pendekatan berbasis data spasial untuk memahami pola ketimpangan dan menentukan kebutuhan intervensi pembangunan. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan antara tingkat kemiskinan dan kondisi infrastruktur dasar di Kota Medan serta menetapkan lokasi prioritas intervensi pembangunan. Pendekatan kuantitatif-deskriptif digunakan melalui integrasi data kemiskinan dan infrastruktur dasar (sanitasi, air minum, dan listrik) pada tingkat kelurahan dengan dukungan Sistem Informasi Geografis (SIG). Analisis dilakukan melalui tiga tahap, yaitu pemetaan deskriptif tingkat kemiskinan berdasarkan klasifikasi desil kesejahteraan, overlay spasial antara kemiskinan dan infrastruktur dasar, serta klasifikasi wilayah prioritas berdasarkan hasil integrasi spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah utara Kota Medan terutama Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Deli memiliki tingkat kemiskinan tinggi dan infrastruktur terbatas, sehingga dikategorikan sebagai prioritas tinggi. Sebaliknya, wilayah tengah dan selatan menunjukkan kondisi sosial ekonomi yang lebih baik dengan akses infrastruktur yang relatif lengkap. Integrasi data spasial ini menghasilkan peta sebaran kemiskinan dan peta prioritas pembangunan yang dapat digunakan sebagai dasar perumusan kebijakan berbasis bukti (evidence-based planning). Penelitian ini menegaskan bahwa analisis spasial deskriptif efektif mendukung perencanaan wilayah yang lebih akurat, efisien, dan berkeadilan, serta dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dalam pengentasan kemiskinan dan pemerataan infrastruktur dasar secara terpadu.
Referensi
[1] Badan Pusat Statistik, “Kemiskinan dan Ketimpangan di Indonesia 2023,” Jakarta: BPS, 2023.
[2] Pemerintah Kota Medan, Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Kota Medan 2022–2026, Bappeda Kota Medan, 2022. [Online]. Available: https://medankota.go.id/
[3] C. M. Firdausy, “Urban poverty in Indonesia: Trends, issues, and policies,” Urban Studies, vol. 31, no. 6, pp. 951-973, 1994. doi:10.1142/S0116110594000035.
[4] B. S. Sulistyawan, “Integrating participatory GIS into spatial planning regulation,” International Journal of the Commons, vol. 12, no. 1, pp. 732-748, 2018. doi:10.18352/ijc.759.
[5] S. R. Putri, A. W. Wijayanto & A. D. Sakti, “Developing Relative Spatial Poverty Index Using Integrated Remote Sensing and Geospatial Big Data Approach: A Case Study of East Java, Indonesia,” ISPRS International Journal of Geo-Information, vol. 11, no. 5, art. 275, 2022. doi:10.3390/ijgi11050275.
[6] A. Gai, R. Ernan, A. Fauzi, B. Barus & D. Putra, “Poverty Reduction Through Adaptive Social Protection and Spatial Poverty Model in Labuan Bajo, Indonesia’s National Strategic Tourism Areas,” Sustainability, vol. 17, no. 2, art. 555, 2025. doi:10.3390/su17020555.
[7] K. M. J. Janssen, “Spatial sorting of rich versus poor people in Jakarta,” Australian & New Zealand Journal of Public Health, vol. 46, no. 1, pp. 130-136, 2022. doi:10.1111/1753-6405.13187.
[8] A. A. Setiawan and D. W. Utomo, “The challenges of integrated poverty data for social protection in Indonesia,” Journal of Social Policy and Administration, vol. 55, no. 4, pp. 712-728, 2021. doi:10.1111/spol.12669.
[9] S. Bautsista, R. Pramono and T. Junaedi, “Strengthening evidence-based policy in Indonesia through spatial data integration,” GeoJournal, vol. 86, no. 3, pp. 1125-1140, 2021. doi:10.1007/s10708-020-10221-9.
[10] P. Davoudi, “Evidence-based planning in the age of post-truth,” Planning Theory & Practice, vol. 20, no. 4, pp. 578-582, 2019. doi:10.1080/14649357.2019.1664750.
[11] A. Rajabifard, M. Kalantari and J. Binns, “Spatio-temporal data integration for a spatially-enabled government,” ISPRS Annals of Photogrammetry, Remote Sensing and Spatial Information Sciences, vol. II-4, pp. 1-8, 2014. doi:10.5194/isprsannals-II-4-1-2014.
[9] S. Alkire and M. E. Santos, “Measuring acute poverty in the developing world: Robustness and scope of the Multidimensional Poverty Index,” World Development, vol. 59, pp. 251-274, 2014. doi:10.1016/j.worlddev.2014.01.026.
[10] X. Liu, Y. Ma, W. Zhang and A. Li, “Spatial heterogeneity of urban poverty and its determinants: Evidence from metropolitan Beijing,” Cities, vol. 101, art. 102701, 2020. doi:10.1016/j.cities.2020.102701.
[11] E. Soja, Seeking Spatial Justice. London: University of Minnesota Press, 2010.
[12] Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara, "Persentase Rumah Tangga yang Memiliki Akses Terhadap Sumber Air Minum Layak Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara, 2023," BPS Sumatera Utara, 21 Feb 2024. [Online]. Tersedia: https://sumut.bps.go.id/id/statistics-table/3/TUU0eE4xbE9hMWhSVjNCSGNYaFpWRlJKUjFSTlp6MDkjMw%3D%3D/persentase-rumah-tangga-yang-memiliki-akses-terhadap-sumber-air-minum-layak-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-sumatera-utara--2023.html?year=2023 . [Diakses: 27 Okt 2025].
[13] M. Rosenthal-Schelske, “Balanced regional development and sustainability indicators,” Sustainability, vol. 12, no. 7, art. 2950, 2020. doi:10.3390/su12072950.
[14] Pemerintah Kota Medan, "Informasi Ringkasan Dokumen RKPD," Pemerintah Kota Medan, 2015. [Online]. Tersedia: https://portal.medan.go.id/storage/files/6/DIMENSI_3/01__Informasi_Ringkasan_Dokumen_RKPD.pdf . [Diakses: 27 Okt 2025].
[15] Pemerintah Kota Medan, "Penyusunan Dokumen Peninjauan Ulang Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum Kota Medan," Pemerintah Kota Medan, 2015. [Online]. Tersedia: https://ppid.medan.go.id/storage/dokumen/iwoEdxYlNxPrpdhd0TXFNkqdERi1Q4opDvNHU22p.pdf . [Diakses: 27 Okt 2025].
[16] "Analisis Akses Listrik Rumah Tangga Miskin di Kota Medan," Jurnal Energi dan Pembangunan, vol. 1, no. 1, pp. 1–10, 2025.
[17] Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Laporan P3KE 2022: Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Jakarta: Kemenko PMK, 2022.
[18] People Using At Least Basic Sanitation Services (% of population) – Indonesia, World Bank Development Indicators, 2022. Available: https://tradingeconomics.com/indonesia/people-using-basic-sanitation-services-percent-of-population-wb-data.html
[19] Seknas FITRA, "Pemerintah Harus Prioritaskan Pemenuhan Air Bersih dan Sanitasi," Seknas FITRA, 30 Mei 2024. [Online]. Tersedia: https://seknasfitra.org/9782-2/ . [Diakses: 27 Okt 2025].
[20] The Coca-Cola Foundation Indonesia, "Program Master Meter Penuhi Kebutuhan Akses Air Bersih bagi Masyarakat Medan, Sumatera Utara," The Coca-Cola Foundation Indonesia, 2 Des 2021. [Online]. Tersedia: https://www.coca-cola.com/id/id/media-center/program-master-meter-penuhi-kebutuhan-akses-air-bersih-bagi-masyarakat-medan-sumatera-utara . [Diakses: 27 Okt 2025].
[21] National Geographic Indonesia, "Master Meter, Penghapus Dahaga Penduduk Miskin Sumatra Utara," National Geographic Indonesia, 4 Des 2021. [Online]. Tersedia: https://nationalgeographic.grid.id/read/133023606/master-meter-penghapus-dahaga-penduduk-miskin-sumatra-utara?page=all . [Diakses: 27 Okt 2025].
[22] Seknas FITRA, "Studi Tata Kelola Anggaran Sanitasi, Air Minum dan Persampahan," Seknas FITRA, Mei 2024. [Online]. Tersedia: https://seknasfitra.org/wp-content/uploads/2024/05/Laporan-Penelitian-Sanitasi-air-minum-dan-persampahan.pdf. [Diakses: 27 Okt 2025].
[23] Pebryanthy Azmi Sembiring, "Analisis Ketahanan Pangan Rumah Tangga Miskin di Kecamatan Medan Marelan," Universitas Medan Area, 2024. [Online]. Tersedia: https://repositori.uma.ac.id/jspui/bitstream/123456789/24465/1/198220029%20-%20Pebryanthy%20Azmi%20Sembiring%20Fulltext.pdf. [Diakses: 27 Okt 2025].
[24] S. Simanjuntak, "Analisa Kebutuhan Air Bersih di Kota Medan," Universitas HKBP Nommensen, 2021. [Online]. Tersedia: https://ejournal.uhn.ac.id/index.php/eksakta/article/download/389/480. [Diakses: 27 Okt 2025].
[25] T. S. Nababan, "Analisis Karakteristik Rumah Tangga yang Mempengaruhi Konsumsi Energi Listrik Rumah Tangga Sederhana di Kota Medan," Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, vol. 1, no. 2, pp. 79–92, 2015.
[26] T. S. Nababan, "Analisis Permintaan Energi Listrik Rumah Tangga untuk Rumah Tangga Sederhana di Kota Medan," Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, vol. 1, no. 2, pp. 79–92, 2015.
[27] D. W. Sari, P. C. A. Yudha, dan W. Restikasari, "Pengaruh Infrastruktur Ekonomi dan Sosial terhadap Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Indonesia," Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, vol. 1, no. 2, pp. 79–92, 2015.
[28] "Kota Medan - Data Portal for Cities," Data Portal for Cities, 2025. [Online]. Tersedia: https://dataportalforcities.org/southeast-asia/indonesia/sumatera-utara/kota-medan. . [Diakses: 27 Okt. 2025].