Adaptation of Traditional Culinary Business to Digital Platform: Bakmie Koko Jaya Case Study in Pematang Siantar City
Keywords:
MSME adaptation, traditional culinary, digital platforms, business transformationAbstract
This study analyzes the digital adaptation process of Bakmie Koko Jaya, a traditional culinary business in Pematang Siantar City, in response to the development of digital platforms during the period 2017–2024. Changes in consumer behavior and the increasing use of social media and online food delivery services have encouraged micro and small culinary enterprises to adjust their business practices to remain competitive. This research employs a qualitative case study approach. Data were collected through in-depth interviews with the business owner and workers, field observations, and documentation of digital promotional and transaction activities. The findings indicate that Bakmie Koko Jaya has adapted by utilizing social media platforms such as Instagram and TikTok for promotion, collaborating with online food delivery platforms including GoFood and GrabFood, and adjusting service procedures, cashless payment systems, and product packaging to meet digital consumer preferences. These adaptation strategies have contributed to expanded market reach, improved operational efficiency, and the strengthening of the local culinary brand image. However, the adaptation process also presents challenges, particularly in terms of dependency on digital platforms and limited digital literacy among business actors. This study emphasizes that digital adaptation among culinary MSMEs is not merely a technical adjustment but a strategic social process essential to sustaining traditional culinary businesses in the era of digital transformation.
References
Arianto, B. (2020). Pengaruh pemanfaatan teknologi digital terhadap peningkatan kinerja UMKM. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis, 8(1), 45–56.
Ardan, T. S., Destriani, M., & Akbar, B. A. (2025). Pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan daya saing UMKM Sapu Ijuk di Desa Cikawung Subang. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 6(2), 2509–2516. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i2.6130
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Dayu, W., Hasanuddin, S., & Hasibuan, N. A. (2023). Resistensi UMKM pada masa pandemi COVID-19. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 10(7), 3655–3668. https://doi.org/10.31604/jips.v10i7.3655-3668
Dinata, A. Y., Pasaribu, A. K., & Sinurat, A. (2025). Ketergantungan penggunaan GoFood terhadap pola konsumsi anak kost. MUQADDIMAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis, 4(1), 1–12. https://doi.org/10.59246/muqaddimah.v4i1.1726
Farhan, A., & Shifa, A. W. (2023). Penggunaan metode pembayaran QRIS pada setiap UMKM di era digital. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 4(2), 1198–1206. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v4i2.1045
Fitria, F., Butar Butar, M., Permana, J., Hutagaol, J., Harahap, R. A., & Jamaluddin, J. (2024). Pemanfaatan media sosial untuk pemasaran produk UMKM Kecamatan Sunggal. Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2), 54–58. https://doi.org/10.56211/wahana.v3i2.696
Hammersley, M., & Atkinson, P. (2007). Ethnography: Principles in Practice (3rd ed.). London: Routledge.
Handayani, A. D. (2024). Digitalisasi UMKM: Peningkatan kapasitas melalui program literasi digital. JURNAL SIGNAL, 11(1). https://doi.org/10.33603/signal.v11i1.8213
Kvale, S., & Brinkmann, S. (2015). InterViews: Learning the craft of qualitative research interviewing (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2021). Roadmap UMKM Digital 2021–2024 (dikutip dari siaran pers target 30 juta digital UMKM). Diakses dari artikel Bisnis.com: https://ekonomi.bisnis.com/read/20210813/9/1429466/kemenkop-ukm-targetkan-ada-30-juta-umkm-digital-pada-2024
Kusumo, H., Solechan, A., Susatyono, J. D., Andriana, M., & Novianto, R. (2025). Peran transformasi digital dan orientasi pasar dalam mempengaruhi keunggulan bersaing dan kinerja pemasaran UMKM. Dinamika: Jurnal Manajemen Sosial Ekonomi, 4(2), 207–215. https://doi.org/10.51903/6fhbdq11
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Beverly Hills, CA: Sage Publications.
Maleachi, S., Juliana, J., Sianipar, R., & Sitorus, N. B. (2024). Study of Sustainable Gastronomy Tourism in Siantar City. Jurnal Ilmiah Global Education, 5(1), 138–149. https://doi.org/10.55681/jige.v5i1.1528
Melania, D., & Handayani, T. (2023). Strategi mempertahankan UMKM bidang kuliner di era digital marketing pada masa pandemi COVID-19. Jurnal EMT KITA, 7(1), 32–37. https://doi.org/10.35870/emt.v7i1.727
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Muflikhah, L., Widodo, A. W., Rahman, M. A., & Yudistira, N. (2024). Peningkatan pemasaran produk UMKM melalui pemanfaatan marketplace Tokopedia dan Facebook. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 7(3), 554–564. https://doi.org/10.33474/jipemas.v7i3.21920
Nasution, R. A., & Saragih, I. S. (2023). Pengaruh pemanfaatan e-commerce terhadap pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 di Kota Pematang Siantar: Studi kasus pada pelaku UMKM. Ekonomi, Keuangan, Investasi dan Syariah (EKUITAS), 5(1), 205–213. https://doi.org/10.47065/ekuitas.v5i1.4088
Octaviani, F. L., & Cahyadi, E. R. (2022). Persaingan platform digital layanan pesan-antar makanan di Provinsi DKI Jakarta. Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen, 8(3), 973. https://doi.org/10.17358/jabm.8.3.973
Perangin-Angin, F. A., Simanjuntak, M., & Taryana, A. (2024). Consumer purchasing behavior of online food delivery (OFD) application user. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 17(2), 169–181. https://doi.org/10.24156/jikk.2024.17.2.169
Puji Astuti, D. S., & Mardayanti, L. (2025). Peningkatan literasi digital pelaku UMKM melalui pelatihan dan pendampingan pada UMKM home industry di Desa Genengan Karanganyar. Jurnal Komunitas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. https://doi.org/10.31334/jks.v7i2.4
Ramadhan, F., Sari, R.P., Ginting, L.D.C.U & Hati, P.L. (2024). Roti Ketawa: Simbol Budaya Dan Keunikan Kuliner Kota Pematangsiantar. JISOS: Jurnal Ilmu Sosial, 2(12), 2157–2164. Retrieved from https://bajangjournal.com/index.php/JISOS/article/view/7326
Sinaga, P., Putri, S. E., Hati, L. P., & Ginting, L. D. C. U. (2024). Memahami eksistensi dan tantangan mie pangsit Siantar: Kajian budaya kuliner dan strategi pengembangan usaha. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 3(8), 2273–2280.
Siti Khairani, I., Azra, I., & Zainarti (2025). Strategi digitalisasi sebagai solusi pemasaran UMKM: Studi pada Warung Sarapan Tiga Dara di Medan Area. Jurnal Nuansa: Publikasi Ilmu Manajemen dan Ekonomi Syariah, 3(3), 263–273. https://doi.org/10.61132/nuansa.v3i3.1965
Sitompul, P. S., Sari, M. M., Lumban Gaol, C. M. B., & Harahap, L. M. (2025). Transformasi digital UMKM Indonesia: Tantangan dan strategi adaptasi di era ekonomi digital. Jurnal Manajemen Bisnis Digital Terkini, 2(2). https://doi.org/10.61132/jumbidter.v2i2.487
Syahlina, M. (2025). Dampak menggunakan Platform Pemesanan Online Terhadap Pendapatan dan Keberlanjutan UMKM Kuliner Food Court Polonia Sky Park Medan. Jurnal Media Informatika, 6(2), 1489-1493. https://doi.org/10.55338/jumin.v6i2.5727
Tarigan, N. (2025). Digital marketing strategy of UMKM culinary tourism through social media in Berastagi Tanah Karo. Jurnal Akademi Pariwisata Medan, 13(1). https://doi.org/10.36983/japm.v13i1.750
Tosh, J. (2015). The Pursuit of History: Aims, Methods and New Directions in the Study of History. London: Routledge.
Turangan, J. (2024). Pendampingan penggunaan aplikasi marketplace untuk meningkatkan omset penjualan bagi pelaku UMKM kuliner Jakarta Pusat. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 6(2), 469–476. https://doi.org/10.24912/jbmi.v6i2.25047